Aher Jamin tak Ada Dana Siluman Setelah E-Budgeting

DEPOKPOS – “Insya Allah, tak ada dana siluman sejak awal memang tidak ada. Kalau dana siluman itu muncul tiba-tiba di titik akhir,” ujar Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, Selasa (24/3).

Menurut Aher –sapaan akrab Ahmad Heryawan-, dengan RKPD online, semua program sudah diproses sejak awal karena semua datanya ada di sistem itu. Jadi, sudah terdata dari awal perencanaan program. Selain itu, nantinya ada proses verifikasi terlebih dahulu yang masuk ke program e-budgeting. Karena, walaupun usulan program tersebut kebanyakan dari OPD, namun usulan program tersebut bisa juga dari masyarakat.

BACA JUGA:  Dedi Mulyadi: Golkar Jabar Belum Bahas Pilgub

“Usulan program itu sifatnya terbuka, diproses terbatas. Tapi itu usulan masyarakat lewat aspirasi  yang masuk ke dewan, OPD  atau lewat musrembang,” katanya.

Lebih lanjut, Aher menambhakan bahwa usulan masyarakat yang masuk ke OPD nanti diproses, baru kemudian dirapatkan di TAPD dan disepakati.

“Kan boleh jadi banyak sekali usulan. Kalau usulan irigasi sampai Rp 300 miliar  tapi uang yang tersedia Rp 200 miliar, maka Rp 100 miliar harus ditunda dulu mungkin tahun depan,” kata Aher.

Proses berikutnya, kata dia,  adalah verifikasi dalam berbagai hal termasuk  kelayakannya. Pada saat yang bersamaan, Heryawan mengaku sudah membuat Pergub (pertaturan gubernur) yang dengan tegas meminta semua bantuan kepada kabupaten/kota serta hibah fisik ke masyarakat harus jelas kegunaannya. (mi)

BACA JUGA:  Dedi Mulyadi: Golkar Jabar Belum Bahas Pilgub

Komentar

komentar